Saya termasuk orang yang tertarik dengan banyak hal, salah satunya adalah dunia fotografi. Yah, biarpun gak jago - jago amat, tapi bisa lah dikit- dikit. Salah satu perbedaan utama antara indera mata dan lensa kamera anda adalah bahwa mata memiliki sifat
hampir tanpa batas sementara lensa terbatas, ini membawa konsekuensi
bahwa bidang fokus lensa tidaklah seluas mata. Dan fotografer terdahulu
telah memutuskan untuk justru memanfaatkan kelemahan ini menjadi
senjata. Lahirlah apa yang kemudian disebut bokeh.
Bokeh aslinya adalah kata dalam bahasa Jepang yang berarti ‘menjadi
kabur’, jadi foto bokeh adalah karakteristik foto yang menonjolkan
sebuah obyek utama yang fokusnya sangat tajam sementara latar belakang
(dan atau depan) yang sangat kabur, atau dalam bahasa Inggris selective
focusing. Nah, sifat kabur inilah yang disebut bokeh.
Sebenernya sih menggunakan editan photoshop juga bisa, tapi bagi sobat yang tertantang untuk melakukan ini dengan lensa kamera sobat, berikut yang harus sobat lakukan:
- Pilih mode manual atau Aperture Priority
- Pilih setting aperture sebesar mungkin. Lihat tulisan f/x di lensa sobat. Semakin kecil x, semakin besar aperture dan semakin sempit bidang fokusnya
- Pikirkan tentang faktor jarak, yakni jarak didepan dan dibelakang bidang obyek. Semakin kecil jarak depan (jarak antara lensa dan obyek) dan semakin besar jarak belakang (jarak antara obyek dan background) semakin kabur backgorund sobat.
- Banyak berlatih dan jika sobat memang menyukai bokeh, lensa non-zoom dengan aperture super besar adalah cara tercepat mendapat bokeh (misal: 85mm f/1.8 & 50mm f/1.8, dua lensa ini adalah lensa super cepat dan super murah juga penghasil bokeh yang luar biasa)
0 komentar:
Posting Komentar